Dimensi Kelembagaan

Organisasi struktural yang lengkap sehingga dapat menjalankan fungsi tata kelola TIK, pengembangan, pengoperasian, penyediaan layanan TIK dan fungsi-fungsi lain dengan baik.

Kelengkapan unit kerja dan aparatur-nya (SDM) untuk mendukung pemanfaatan dan pengembangan TIK yang memadai dari segi jumlah, kompetensi, jenjang karir, maupun status kepegawaian.

PeTIK e-Government Pemerintah Aceh Tahun 2016

Pemerintah Provinsi Aceh untuk kali pertama telah mengadakan Pemeringkatan Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (PeTIK) e-Government Pemerintah Aceh 2016. Kegiatan yang melibatkan 35 Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dari total 46 SKPA bertujuan untuk menyediakan acuan, dorongan, dan peta kondisi bagi pengembangan dan pemanfaatan TIK di lingkungan Pemerintah Aceh. Metode pemeringkatan, dimensi, serta strategi implementasi PeTIK diadaptasi dari Pemeringkatan e-Government Indonesia yang dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Dimensi yang digunakan yaitu Dimensi Kebijakan, Kelembagaan, Infrastruktur, Aplikasi, dan Perencanaan. Tahapan yang dilakukan dalam rangka kegiatan ini yaitu Dishubkomintel Aceh mengirimkan surat pengantar pendahuluan ke masing-masing SKPA dengan menyertakan kuesioner yang akan digunakan pada pemeringkatan ini. Pada hari kegiatan pemeringkatan dibagi dalam tiga kelompok yang terdiri dari tiga assessor.

Assessor PeTIK e-Government Pemerintah Aceh terdiri dari para akademisi, pejabat pemerintahan daerah Aceh, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika. Amir Sholeh selaku Kasubdit Tata Kelola dan Niki Maradona selaku Kasi Monitoring dan Evaluasi e-Government Direktorat e-Government menjadi perwakilan assessor dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Berdasarkan hasil PeTIK e-Government Tahun 2016, Dinas Perhubungan, Komunikasi, Informasi dan Telematika (Dishubkomintel) menduduki peringkat pertama dengan nilai rata-rata 3.30 dan disusul oleh BLUD Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) dengan nilai 2.91 di peringkat kedua.

Terdapat 14.29% SKPA dengan kategori BAIK, 65.71% kategori KURANG, dan 20% KURANG SEKALI berdasarkan kategori penilaian PeTIK Aceh. Harapan dari terselenggaranya kegiatan ini yaitu meningkatnya pengelolaan dan pemanfaatan TIK di setiap SKPA pada lingkuangan Pemerintah Aceh.